Mempunyai Mimpi yang Besar Memang Harus Rela Berkorban

Beberapa saat yang lalu saya membuka halaman utama facebook dan melihat beberapa timeline teman-teman saya. Ada salah satu timeline milik teman saya yang sangat menarik. Dia mengembed video yang mungkin kalau orang awam bilang video yang tidak jelas. Video tersebut berasal dari Cina dan telah ditranslasikan oleh relawan.

Setelah ditonton, terlepas dari kualitasnya yang jelek namun mempunyai arti yang bermakna. Jadi intinya menceritakan sepasang suami istri yang mempunyai mimpi besar dan berhasil masuk pada salah satu acara terbesar di Cina tentang perwujudan mimpi.

Ceritanya seorang istri ini mempunyai penyakit tumor stadium 4 yang sudah parah dengan beberapa harapan hidup yang sangat kecil. Lantas sang suami tetap setia bersama sang istri dan malahan melayani sang istri seperti memijatnya, mencucikan kakinya, dan sebagainya. Sehari-harinya sang suami berprofesi sebagai tukang pos, sedangkan istrinya hanya ibu rumah tangga biasa. Akibat penyakitnya tersebut, penglihatan istri sudah tidak terlalu jelas lagi. Walau mendapat vonis dengan kesempatan hidup yang sangat kecil, mereka tetap semangat dalam menjalani hidup.

Mohon maaf, kalau diceritakan semuanya jadi tidak seru lagi. Namun pada intinya, jika kita mempunyai mimpi yang besar, capailah mimpi itu tidak peduli kata orang. Walau orang lain sudah men-judge kita tidak bisa ini itu, tapi yang namanya takdir dan nasib ada di tangan kita masing-masing, bukan di tangan orang yang men-judge.

link video ada di sini. Pastikan kamu mempunyai quicktime player atau jika dimintai piliham di bagian atas browser, silahkan pilih Yes.

Komen:

Posting komen


Hanya dapat dilihat oleh admin.

Trackback:

http://dcyber09.blog.fc2.com/tb.php/39-f586d627

Gunakan trackback untuk artikel ini (pengguna FC2 Blog).